)
ngirit.yudhawijaya.com
Aplikasi sederhana berbasis Nuxt.js, Vuetify, dan Firestore untuk mencatat pengeluaran sehari-hari keluarga.
Kode, ditulis dengan ketelitian editor
Dari penyelaras bahasa menjadi arsitek frontend, saya sudah bertahun-tahun terobsesi dengan struktur — dulu di kalimat, sekarang di sistem.
Saya membangun frontend di mana state, performa, dan API tidak saling bertabrakan — belakangan ini artinya peralatan berbasis akal imitasi (AI) dengan degradasi terkontrol, dan design system yang dipakai tim lain.
Kebiasaan itu melekat: saya masih merevisi kode seperti dulu merevisi tulisan — baris demi baris, dengan intensi.
Sistem yang tetap stabil di skala besar — state, rendering, dan API, dirancang untuk produk lintas tim, bukan sekadar fitur tunggal.
Pustaka komponen bersama yang bisa diandalkan tim. Membangun @kompas/ui dari nol, digunakan lintas tim produk.
Dioptimalkan untuk jaringan dan perangkat dunia nyata. Memangkas bundel CSS dari 300KB menjadi 43KB tanpa mengorbankan Core Web Vitals.
Antarmuka produksi di mana degradasi yang elegan bukan opsi — chat berbasis RAG, pencarian atas katalog produk nyata, dan dashboard fintech.
Terlalu panjang, tak sempat baca?
Hai, saya versi AI dari Yudha. Tanyakan apa saja.
AI bisa saja keliru. Kalau ragu, tanya langsung Yudha yang asli.
)
Aplikasi sederhana berbasis Nuxt.js, Vuetify, dan Firestore untuk mencatat pengeluaran sehari-hari keluarga.
)
Situs web jenama busana kustom Yogyakarta yang bermula dari halaman "segera hadir", tumbuh menjadi katalog bilingual bertenaga chatbot agar tim Patroon bisa fokus pada produk premium mereka.
)
3.295 "commit", lima tahun, dan tiga evolusi arsitektur untuk membangun masa depan digital institusi berita paling tepercaya di Indonesia.
)
Kontribusi pertama saya dalam pembuatan aplikasi digital di harian Kompas.
)
Situs mikro berisi kumpulan kisah ekspedisi yang dijalani harian Kompas sejak 1991.
)
Situs mikro berisi konten interaktif kaya multimedia.